Berita Acara Kegiatan Muhadhoroh
Pesantren Nurul Qur’an
Puji syukur kehadirat Allah ﷻ atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kegiatan muhadhoroh rutin di Pesantren Nurul Qur’an kembali terlaksana dengan baik pada malam ini, Jum’at malam Sabtu.
Kegiatan muhadhoroh merupakan salah satu program pembinaan santri yang bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum, menumbuhkan rasa percaya diri, dan membentuk pribadi santri yang berilmu, berakhlak, serta siap berdakwah dengan santun.
Adapun susunan acara kegiatan muhadhoroh malam ini sebagai berikut:
- Pembukaan oleh MC
- Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an
- Sholawat bersama
- Tausiyah 1
- Tausiyah 2
- Do’a penutup
- Arahan dan Evaluasi oleh Ust. RM. Daffa Fadhila Ihsany, SQ. S. Ag
Pada kesempatan malam ini, Tausiyah pertama disampaikan oleh Ananda Muhammad Ibnu Dhiyaul Haq dengan tema “Belajar Al-Qur’an dan Mengamalkannya.”
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi pedoman hidup yang harus diamalkan dalam keseharian. Sebagaimana firman Allah ﷻ:
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 2)
Beliau juga mengutip sabda Rasulullah ﷺ:
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)
Tausiyah ini mengingatkan bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada kedekatannya dengan Al-Qur’an — membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, agar hidup senantiasa dipenuhi petunjuk dan keberkahan.
Selanjutnya, Tausiyah kedua disampaikan oleh Ananda Haical Rahmatullah dengan tema “Jihad dalam Islam.”
Beliau menjelaskan bahwa jihad dalam Islam memiliki makna yang luas, tidak terbatas pada peperangan fisik, melainkan juga mencakup perjuangan menegakkan kebenaran, melawan hawa nafsu, dan menuntut ilmu dengan kesungguhan.
Sebagaimana firman Allah ﷻ:
“Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama.”
(QS. Al-Hajj: 78)
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Kita telah kembali dari jihad kecil menuju jihad besar.”
Para sahabat bertanya, “Apakah jihad besar itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Jihad melawan hawa nafsu.”_
(HR. Baihaqi)
Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa jihad di zaman modern adalah berjuang menuntut ilmu, berbuat baik, menjaga akhlak, dan menguatkan iman di tengah tantangan kehidupan.
Kegiatan ditutup dengan do’a bersama, kemudian dilanjutkan dengan arahan dan evaluasi oleh Ust. RM. Daffa Fadhila Ihsany, SQ. S. Ag. Beliau memberikan nasihat agar para santri terus berlatih menyampaikan tausiyah dengan percaya diri, menjaga adab berbicara, dan menanamkan nilai dakwah yang penuh keikhlasan.
Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Semoga kegiatan muhadhoroh ini senantiasa mendapat ridha Allah ﷻ serta menjadi wasilah lahirnya generasi Qur’ani yang cerdas, berani, dan berakhlakul karimah.



